1. Komposisi kimia
Tabel 2–Komposisi kimia, dalam satuan %
| Merek | C | Si | Mn | P | S | Ni | Cr | Mo | Cu |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| SNCM220 | 0.17 ~ 0.23 | 0.15 ~ 0.35 | 0.60 ~ 0.90 | ≤0.030 | ≤0.030 | 0.40 ~ 0.70 | 0.40 ~ 0.60 | 0.15 ~ 0.25 | <0.30 |
Selain untuk keperluan peleburan, dilarang secara sengaja menambahkan unsur-unsur yang tidak tercantum dalam tabel ini.
Catatan a) Tidak boleh sengaja ditambahkan.
b) SNCM630 dari Mo, berdasarkan kesepakatan antara pemasok dan pembeli, batas bawah dapat ditetapkan sebesar 0,30%.
c) SACM645 memiliki kandungan Al sebesar 0,70% ~ 1,20%.
Catatan a) Tidak boleh sengaja ditambahkan.
b) SNCM630 dari Mo, berdasarkan kesepakatan antara pemasok dan pembeli, batas bawah dapat ditetapkan sebesar 0,30%.
c) SACM645 memiliki kandungan Al sebesar 0,70% ~ 1,20%.
2. Sifat mekanik kawat baja
Nilai sifat mekanik ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
3. Toleransi dimensi
Tabel 8- Toleransi dimensi pada lini rolling panas
| Diameter | Toleransi diameter | Ketidakbulatan |
|---|---|---|
| <15 | ±0.3 | <0.4 |
| 15<d≤25 | ±0.4 | <0.5 |
| 25<d≤32 | ±0.5 | <0.6 |
| 32<d≤50 | ±0.6 | <0.7 |
Toleransi dimensi untuk kawat baja dengan diameter lebih dari 50mm ditentukan melalui musyawarah antara pemasok dan pembeli.
Catatan a) Selisih deviasi diameter adalah selisih antara nilai maksimum dan minimum diameter pada penampang yang sama dari kawat baja pembentukan dingin.
Catatan a) Selisih deviasi diameter adalah selisih antara nilai maksimum dan minimum diameter pada penampang yang sama dari kawat baja pembentukan dingin.
